Pater Ja Far Ash-shadiq (sa) Bertutur: Sembarang Orang Yang Membaca Warkat Ar-rahman, Serta Saat Membaca Ayat ‘fabiayyi Âlâi Rabbikumâ Tukadzdzibân, Ia Mengatakan: Lâ Bisyay-in Min Âlâika Rabbî Akdzibu (tidak Ada Satu Juga Nikmat-mu, Wahai Tuhanku, Yang Saya Dustakan), Jika Masa Membacanya Itu Pada Malam Hari Kemudian Dia Mati, Sehingga Matinya Serupa Matinya Orang Yang Syahid; Jikalau Membacanya Di Siang Hari Kemudian Mati, Kemudian Matinya Kayak Matinya Orang Yang Syahid.

dialah yang maha agung, allah swt. serta mereka menjelaskan pada mereka: dermakanlah sebahagian dari penghasilan yang dikurniakan allah pada kamu, berkatalah sebagian orang yang kufur itu bakal orang-orang yang beriman (sebagai literal mengejek-ejek): patutkah saya memasok makan pada orang yang kalau allah kehendaki tentulah beliau bakal mendekati makan? وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ wa yaqūlūna matá hādhā al-wa`du dalam gadis Şādiqīnadan mereka menjelaskan: “bilakah (terbentuk) apabila (hari berbangkit) jikalau kalian merupakan orang-orang yang sepadan? benar

... Read more

1